Friday, December 26, 2014

Milda Gisma

Jarak pasti sejauh doa dan raga sejauh perasaan. Kan kupeluk lewat doa, jika pertemuan tak kunjung tiba.. Yakinlah kuatnya doa yang mendekatkan, dan kuatnya perasaan yang menyatukan. Biarlah jiwa merindu, asalkan hati masih memiliki, biarlah bibir berucap, asalkan doa tak henti kurapal.

Thursday, December 25, 2014

Kamu.

Milda Gisma
Dan pada akhirnya; tidak ada yang bisa menjamin jodoh seseorang hanya dari kemiripan yang mereka miliki, ini masalah hati, ini masalah kecocokan. Semua akan berakhir pada masanya.. Aku percaya takdir. Dan selama kita masih bersujud pada-Nya, aku yakin kita selalu baik-baik saja. Ya, aku memilih jatuh hati padamu karena-Nya. Tapi aku mencintaimu dengan tenang, sayang. Jalani saja apa yang sudah diaturkan, jangan banyak mengeluh sebab akupun tak akan berubah dan tak pernah ingin kamu merubah diri. Duniamu ya duniamu, duniaku ya duniaku. Aku masih ingat kemana pelukanku harus berlabuh. Sementara ini; kamu.

Tuesday, December 23, 2014

Untuk kalian.

Milda Gisma
Kepada jiwa-jiwa yang tak mampu aku rengkuh,
Kepada tubuh-tubuh yang tak bisa aku peluk,
Kepada tawa-tawa dan bincangan yang perlu pertemuan,
Kepada kesedihan yang butuh pelukan nyata,
Kepada jutaan rangkaian kata-kata rindu yang terabaikan,
Kepada harapan yang semakin ingin meledak,
Kepada apapun yang tak kunjung memudar
dan kepada perhatian yang hingga saat ini masih ada.

Kalian selalu menjadi yang terbaik
Kalian tak terganti meski aku mencari
Kalian tak pergi meski kadang ada maki
Kalian adalah sebenar-benarnya sejati
tidak akan pernah mati, karena kalian selalu dihati.
terimakasih.

Pikiran dan hati bisa saja mendamba.
Tapi bukan kita yang menulis takdir.
Aku memeluk kalian lewat doa, allah yang menentukan dan kabulkan.

Sunday, December 21, 2014

Dear you, Angel I Call 'Mama'

Milda Gisma




Okay, this is it. I know this is mothers day, and everyone in this world say that, every timeline is all about mothers. Deep down inside i wanna screaming out loud that I'd love you.. I'd love you since the first time I saw you. I do believing love at the fist sight, because of you ma. Someday soon I wanna be a woman like you, as strong as you do even I know sometimes you can hold your tears. I can't be that girl that wipe your tears mom, I'm too prestige. I'm so sorry. All I can do is pray for you. Thankyou for never give up on me, thankyou for waking me up everymorning, thankyou for making me breakfast and waiting me when I come home late, and keep remembering my dinner. Remember past? When doctor said you can't have a children. And thankyou for believing me were real. Then I'd come to your life as your Fathurrizkiyah, Milda Fathurrizkiyah Gisma. Sorry that sometimes makes you so angry until you shout at me, and you captious on me. I love your voices mom, I love your touch, I love your hug. I love your laugh. I love hearing you 8oktaf sound. Yeah, you know I have those 8oktaf sound when I laughing too. Hahaha. Mom, You're such an angel. I don't know what to say anymore, mom. I love you, so much.


                                                                              -Dear you, Ir.Sirtufir Lailie Sukma that I call 'Mama'.

Patah hati itu Baik.

Milda Gisma

Patah hati itu membuat hidupmu lebih baik, percayalah.

Disana engkau belajar untuk menghargai dirimu sendiri.
Disana engkau akan ingat tujuan awalmu untuk hidupmu.
Disana engkau ingat kembali siapa engkau dan siapa yang engkau cari.
Disana engkau sadar siapa dirimu sebenarnya.
Disana engkau juga sadar siapa saja sahabatmu.
Disana engkaupun belajar banyak hal.
Engkau bebas, engkau bebas, engkau bebas.
Sekali lagi, engkau bebas.

Berjanjilah, setelah engkau rasakannya,
Setelah engkau disakiti mereka, dikecewai mereka.
Berhentilah menjadi yang mereka inginkan, karna engkau tahu akhirnya mereka hanya menyakiti.
Berhenti menyalahkan dirimu, atau berhenti menyalahkan orang lain.
Tidak ada yang salah ketika patah hati.
Hanya saja engkau menganggapnya terlalu serius, sehingga saat akhirnya mengecewakan, engkau bersedih dan menangis seharian.

Satu hal lagi.
Kalau engkau fikir hanyalah membanggakan kekasihmu di social media, mungkin engkau tak pernah rasakan bangganya dicintai sebegitu lamanya, bahkan engkau yakin sekali dialah orangnya, namun akhirnya mereka menyerah karena mereka bilang kamu berubah. Padahal kamu fikir kamu apa apadanya, kamu menerima mereka apa adanya, kamu jadi yang mereka mau.

Itu salah, salah besar sayang.
Jangan jadi orang lain. Buat apa kamu berubah jadi lemah lembut, buat apa kamu merubah penampilanmu, buat apa kamu menjadi yang mereka inginkan agar mereka mencintaimu? Tidakkah engkau mencintai dirimu sendiri? Lupakah engkau bahwa engkau harus mencintai dirimu dahulu baru engkau boleh mencintai dan dicintaiorang lain? Ini aku ingatkan engkau.

Tegarlah, keep your head up.
Sakit hati akan membuat kamu jadi lebih baik. Kamu harus percaya ini.
Kamu akan temukan yg lebih baik.
Ingatlah bahwa jodoh akan semakin dekat jika engkau terus berusaha memantaskan diri, menjadi dirimu sendiri.
Tapi dalam mencintai, ingatlah selalu tujuan awalmu, cita-citamu, sahabat-sahabatmu dan yang paling utama; orang tuamu.

Wednesday, December 17, 2014

Untuk yang berkhianat, Semua ada masanya.

Milda Gisma

Aku dengar engkau bicara tentangku,
Aku dengar engkau bicara tentang kekasihku,
Aku juga dengar engkau bicara tentang temanku, tentang sahabatku.
Mendengarnya justru ingin membuatku tertawa terbahak-bahak.
Menyadari bahwa; Engkau masih memperhatikan aku! Hahahaha.

Yah, walaupun mereka bilang bahwa yang engkau katakan adalah tentang segala hal yang menjatuhkan aku. Engkau rendahkan yang lain agar dirimu nampak tinggi. Sungguh, tawaku tak tertahan mendengarnya.

Sesaat setelah tertawa justru aku menaruh rasa kasihan.
Entah apa yang engkau fikirkan.
Merasa tersaingi kah kebahagiaanmu?
Merasa ingin diperhatikan kah?
Sebegitunya engkau-

Oh tapi sayang sekali, sepertinya tidak berhasil.
Mereka tahu siapa yang jelas bahagia.
Mereka tahu siapa yang benar disini.
Mereka tahu harus berlari ke arah siapa.
Semua ada masanya, sayang.

Ingatlah satu kalimatku ini; Suatu saat engkau akan rasakan lebih dari yang engkau beri, tuhan tidak tidur. Tuhan tahu siapa yang benar. Dan jika saat itu datang, dan engkau akan menangis darah ke arahku. Engkau akan meronta-ronta meminta maafku. Tapi sayang, aku biarlah tuhan saja yang bekerja. Engkau akan rasakan pahitnya hingga sesak menghampirimu, dan tenggorokanmu terasa pahit untuk berkata-kata lagi.

                                                                     -Dari aku, yang engkau khianati.

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Distributed By Blogger Template