Wednesday, July 20, 2016

Milda Gisma
Saya tidak pernah merasa kalau saya orang baik, dan saya tidak pernah memaksa orang lain untuk membela saya. Kesabaran penuh adalah yang harus saya lakukan atas perbuatan mereka yang menyakiti didepan ataupun belakang. Tapi sabar benar-benar bukan pekerjaan mudah. Saya tidak pernah merasa kalau saya sabar, saya juga pernah marah, saya juga bisa kecewa, menangis berkali-kali dan hampir menyerah pada keadaan sulit, berusaha melepaskan apa yang membuat saya tersiksa. Saya juga punya titik lemah, tapi saya berusaha keras menutupinya. Memaafkan itu pasti, memaafkan kesalahan ketiga itu bukan hal mudah, tapi semua saya lakukan karna saya tahu allah melihat. Saya dikecewakan berkali-kali, jatuh berkali-kali, sakit berkali-kali. In shaa Allah saya ikhlas kalau ini ujian. Sampai teman saya berkata saya bukan malaikat, berhentilah mengambil alih pekerjaan malaikat padahal yang saya lakukan cuma memaafkan, mencoba bersabar dan bertahan. Beberapa berkata jika sabar itu ada batasnya. Apa benar sabar itu ada batasnya? 

Milda Gisma / Author & Editor

Kalau ada saran dan tambahan atau juga pertanyaan bisa dilampirkan di kolom komentar ya, makasih sudah berkunjung. luvv.

0 komentar:

Post a Comment

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Distributed By Blogger Template