Sunday, July 31, 2016

Milda Gisma


Yang terbaik diantara yang terbaik. Semoga masing-masing kita selalu diberi kebahagiaan tak terbatas. 💛💛💛
Milda Gisma


Bahagialah dengan caramu sendiri dan tanpa merebut milik orang lain. Kau tau, kau tidak akan pernah mendapatkan apa yang kau coba curi. ☺️☺️☺️

Wednesday, July 20, 2016

Milda Gisma
Saya tidak pernah merasa kalau saya orang baik, dan saya tidak pernah memaksa orang lain untuk membela saya. Kesabaran penuh adalah yang harus saya lakukan atas perbuatan mereka yang menyakiti didepan ataupun belakang. Tapi sabar benar-benar bukan pekerjaan mudah. Saya tidak pernah merasa kalau saya sabar, saya juga pernah marah, saya juga bisa kecewa, menangis berkali-kali dan hampir menyerah pada keadaan sulit, berusaha melepaskan apa yang membuat saya tersiksa. Saya juga punya titik lemah, tapi saya berusaha keras menutupinya. Memaafkan itu pasti, memaafkan kesalahan ketiga itu bukan hal mudah, tapi semua saya lakukan karna saya tahu allah melihat. Saya dikecewakan berkali-kali, jatuh berkali-kali, sakit berkali-kali. In shaa Allah saya ikhlas kalau ini ujian. Sampai teman saya berkata saya bukan malaikat, berhentilah mengambil alih pekerjaan malaikat padahal yang saya lakukan cuma memaafkan, mencoba bersabar dan bertahan. Beberapa berkata jika sabar itu ada batasnya. Apa benar sabar itu ada batasnya? 

Sunday, July 17, 2016

Milda Gisma
Orang yang tiap hari dalam setahun kamu tunggu setia dirumah. Berharap dia baik-baik, berharap dia jaga kepercayaan kamu. Berkali-kali orang lain bilang bahwa dia bukan lelaki baik-baik di tempat kerjanya, kamu tidak perduli.

Tapi sekali saja kamu coba lihat dia pulang kerja, dia berbohong.

masih saja kau maafkan.

ketika semua orang berkata dia bukan lelaki pantas untukmu, kau masih saja membelanya.

Tapi sekali saja engkau tiba-tiba datang ke tempat dia bekerja, dia sedang berpegangan tangan dengan wanita lain. Ka tanya apa alasannya, saling menghangatkan jawabnya.

Hatimu sakit, tertusuk hingga ke tulang tulang dan sendimu. Tapi dia masih juga menahanmu.

Kau coba lihat dari celah lain sehingga bisa pelan-pelan memaafkannya, karna beberapa orang berkata dia terlihat lebih murung dari biasanya. Hatimu terketuk, sempat terfikir untuk memaafkannya saja.

Hingga kau melihat kejadian yang sama, untuk kedua kalinya.
Masih mampukah hatimu untuk bertahan, masih sanggupkah engkau untuk kembali memaafkan?

Berhari-hari jadi yang terbaik buatnya, tapi tetap saja wanita lain yang mungkin mampu memberi kenyamanan lebih saat kau tidak disampingmu. pasti hancur sekali rasanya.

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Distributed By Blogger Template