Wednesday, January 7, 2015

Milda Gisma
Aku? menangisi yang menyerah? Sejak kapan?
Kenapa harus menangisi yang menyerah? yang pergi biarlah pergi!
Jikalaupun aku kecewa, aku hanya bicara pada Maha cinta.
Tanyakan pada siapa saja, aku semenjak dulu lebih suka menertawai kuat kisahku yang berakhir.
mungkin memang dihatiku tidak pernah ada yang benar-benar singgah.
mungkin memang aku ternyata yang tak pernah benar-benar membuka hati.
mungkin memang hatiku tak pernah ijinkan yang lain masuk.
mungkin belum.
karena semenjak dulu masih satu inisial; GH.

Milda Gisma / Author & Editor

Kalau ada saran dan tambahan atau juga pertanyaan bisa dilampirkan di kolom komentar ya, makasih sudah berkunjung. luvv.

0 komentar:

Post a Comment

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Distributed By Blogger Template