Tuesday, November 11, 2014

Lihatlah.

Milda Gisma
Malam itu air mata aku tumpah.
Malam itu aku mendekap gulingku erat, menyembunyikan isakku.
Malam itu semua kenangan terbayang kembali.
Entah apa yang terjadi.
Aku berjanji pada hatiku, tak akan pernah lagi setelah malam ini.

Memintamu bertahan ternyata hal terbodoh.
Minta ditemani engkau kemarin ternyata tolol.
Aku seketika melemah ketika mengingatnya.
Entah apa yang terjadi.
Aku berjanji pada hatiku, tak akan pernah lagi setelah malam ini.

Memuji engkau ternyata kini aku sesali
Membanggakan engkau kini aku benci.
Mencintai engkau ternyata sepenuhnya salah.
Entah apa yang terjadi.
Aku berjanji pada hatiku, tak akan pernah lagi setelah malam ini.

Aku ingin begini saja, tanpamu ternyata jauh lebih baik.
Tidak dicintaimu memang hal baru, tapi aku menyukainya.
Tidak dipelukmu memang hal baru, tapi lihatlah sekarang mereka berlari ke arahku.
Lihatlah, mereka berlari ke sisiku, bukan sisimu.
Lihatlah di ujung sini, aku tertawa bersama mereka.
Lihatlah sayang, sekarang semuanya berani menyapaku.
Lihatlah sayang, aku bahagia setelah engkau tinggalkan
Lihatlah sayang, lihatlah kenyataan. Bahwa aku yang lebih diinginkan.

Engkau ternyata adalah penghalang.
Entah apa yang aku fikirkan dahulu ketika sempat meyakinkan orang tuaku jika kamu adalah orang baik.
Ah, sekarang aku malu pada mereka, orang tua ku benar; Bukan kamu orangnya.

Ah lihatlah aku sekali lagi, senyumku kini untuk semua orang.
lihat kemari, senyumku ikhlas lepas.
ayo lihatlah, aku bahagia.


-Selamat berpisah. Terimakasih sudah menyerah.

Milda Gisma / Author & Editor

Kalau ada saran dan tambahan atau juga pertanyaan bisa dilampirkan di kolom komentar ya, makasih sudah berkunjung. luvv.

0 komentar:

Post a Comment

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Distributed By Blogger Template